Warga Nilai Dandim 0111/Bireuen Berhasil Menjembatani Penyelesaian Hibah Lahan RSUD

Letkol Arh. Luthfi Novriadi foto: dok pribadi.

BIREUEN — Penyerahan sertifikat hibah lahan milik TNI Angkatan Darat kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk pengembangan RSUD dr. Fauziah mendapat respons positif dari sejumlah warga. Mereka menilai penyelesaian aset yang telah berlarut selama lebih dari dua dekade menjadi langkah penting bagi peningkatan pelayanan kesehatan di daerah.

Bagi masyarakat, hibah tersebut bukan hanya menyangkut perpindahan status aset negara, melainkan juga membuka ruang bagi pengembangan rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Bireuen.

“Yang paling penting sekarang rumah sakit bisa dikembangkan. Selama ini masyarakat hanya mendengar persoalan lahannya belum selesai. Akhirnya sekarang ada kepastian,” kata seorang masyarakat Bireuen, Amar,uddin Sabtu 4 Juli 2026.

Bacaan Lainnya
Sejasa Net

Dalam proses penyelesaian hibah itu, nama Komandan Kodim 0111/Bireuen Letkol Arh. Luthfi Novriadi ikut mendapat perhatian. Meski keputusan hibah berada pada kewenangan Markas Besar TNI Angkatan Darat melalui mekanisme pengelolaan Barang Milik Negara, warga menilai koordinasi di tingkat daerah berjalan lebih baik sejak pergantian kepemimpinan di Kodim.

“Beliau mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah. Hal-hal seperti ini memang tidak banyak terlihat masyarakat, tetapi hasilnya bisa dirasakan,” kata Amaruddin.

Sertifikat hibah lahan tersebut diserahkan secara resmi pada 7 Mei 2026 oleh Komandan Korem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen. Penyerahan itu mengakhiri proses administrasi yang telah berlangsung sejak 2002.

Bupati Bireuen H. Mukhlis sebelumnya juga menyebut penyelesaian hibah tersebut merupakan penantian panjang pemerintah daerah. Selama lebih dari 20 tahun, proses administrasi belum berhasil dituntaskan hingga akhirnya rampung pada 2026.

Sejumlah warga berharap sinergi antara Kodim 0111/Bireuen dan Pemerintah Kabupaten Bireuen terus dipertahankan, terutama dalam penyelesaian persoalan-persoalan strategis yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Bagi mereka, penyelesaian hibah lahan RSUD dr. Fauziah menjadi contoh bahwa koordinasi antarlembaga dapat menghasilkan keputusan yang selama bertahun-tahun sulit diwujudkan.

“Untuk pak Luthfi harus kita apresiasi,” kata Amaruddin.

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait