Mendagri Tito Karnavian di Bener Meriah Foto: dok humas
BENER MERIAH – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung kondisi Jembatan Enang-Enang di Kampung Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Selasa, 7 Juli 2026. Dalam kunjungan itu, Tito memastikan pemerintah akan membangun jembatan baru untuk menggantikan jembatan yang kini dinilai sudah tidak lagi memadai.
Tito didampingi Subdirektorat Perencanaan Teknis Kementerian Pekerjaan Umum Gatot Sukmara, Wakil Gubernur Aceh Fadlullah, serta Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Rehabilitasi Rekonstruksi (PRR) Aceh Safrizal ZA.
Di hadapan Koordinator Pembangunan Enang-Enang Mukim Sahrial Abadi dan masyarakat setempat, Tito mengatakan kondisi Jembatan Enang-Enang saat ini tergolong rawan. Jembatan tersebut hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat, sedangkan kendaraan roda enam harus memutar melalui jalur Wer Lah.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, kata Tito, Kementerian Pekerjaan Umum akan membangun jembatan baru yang lebih aman, sementara jembatan lama tetap dipertahankan karena memiliki nilai sejarah.
“Kementerian PU akan membantu membangun kembali agar lebih aman digunakan,” ujar Tito.
Selain pembangunan jembatan, pemerintah juga akan meningkatkan jalan alternatif Simpang Wer Lah–Simpang Lancang di Kecamatan Pintu Rime Gayo. Ruas jalan yang semula memiliki lebar empat meter akan diperluas menjadi enam meter guna mendukung kelancaran arus lalu lintas.
Menurut Tito, pembangunan jembatan baru sepanjang sekitar 300 meter dijadwalkan dimulai pada 2027 dan dilaksanakan secara bertahap selama tiga tahun. Nilai proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp700 miliar.
“Pembangunan jembatan sepanjang 300 meter akan mulai kita bangun tahun 2027 secara berkelanjutan selama tiga tahun dengan anggaran sekitar Rp700 miliar,” katanya.
Tito juga mengapresiasi masyarakat yang selama ini bergotong royong menjaga agar akses di kawasan tersebut tetap dapat digunakan. Menurut dia, partisipasi warga menjadi modal penting bagi pemerintah untuk mempercepat pembangunan.
Ia menegaskan kunjungannya ke Enang-Enang dilakukan atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya datang ke Enang-Enang atas arahan Pak Presiden Prabowo Subianto. Saya juga ditelepon langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, dan Menteri PU akan menyusul ke sini,” ujar Tito.





