Haji Uma Fasilitasi Pemulangan Warga Langsa yang Meninggal saat Berobat ke Penang

Anggota DPD RI asal Aceh, Haji Uma Foto: dok pribadi

LANGSA — Niat Syarifah Rizani, 54 tahun, berobat ke Penang, Malaysia, berakhir duka. Warga Gampong Daulat, Kecamatan Langsa Kota, itu meninggal dunia di Hospital Pulau Pinang setelah menjalani perawatan akibat tumor ganas.

Jenazah Syarifah tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, pada Ahad, 5 Juli 2026, sekitar pukul 15.50 WIB. Dari bandara, jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju Kota Langsa dan tiba di rumah duka sekitar pukul 20.00 WIB.

Proses pemulangan jenazah difasilitasi anggota DPD RI asal Aceh, Haji Uma, bersama Grup Aceh Bersatu (GAB) dan Grup Aceh Meutuah (GAM). Staf penghubung Haji Uma, Fajri, menjemput jenazah di Kualanamu, sedangkan perjalanan menuju rumah duka didampingi staf Haji Uma di Langsa, Risky.

Bacaan Lainnya
Sejasa Net

Haji Uma mengatakan bantuan tersebut bermula dari surat permohonan yang disampaikan keluarga melalui Geuchik Gampong Daulat. Setelah menerima permohonan itu, ia berkoordinasi dengan pengurus GAB dan GAM di Malaysia untuk mengurus seluruh dokumen serta administrasi pemulangan jenazah.

“Permohonan itu kami tindak lanjuti dengan berkoordinasi bersama rekan-rekan di Malaysia agar seluruh proses administrasi berjalan lancar hingga jenazah dapat dipulangkan ke Aceh,” kata Haji Uma.

Menurut dia, biaya pemulangan jenazah dari Malaysia mencapai sekitar Rp22 juta dan ditanggung pihak keluarga. Adapun biaya kargo dari Bandara Kualanamu hingga ambulans menuju rumah duka, sekitar Rp2,7 juta, ia tanggung secara pribadi.

Haji Uma menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah dan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulangan jenazah, terutama relawan GAB dan GAM di Malaysia serta warga Aceh yang turut membantu.

Pihak keluarga mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Putri almarhumah mengatakan keluarganya tidak mampu membalas kebaikan seluruh pihak yang telah membantu sejak proses pengurusan di Malaysia hingga jenazah tiba di Langsa.

“Kami hanya bisa berterima kasih. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Haji Uma, GAB, GAM, dan seluruh masyarakat Aceh yang telah membantu keluarga kami,” ujarnya.**

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait