Bupati Bireuen Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber, Bidik Pengelolaan Sampah 100 Persen pada 2029

BIREUEN – Pemerintah Kabupaten Bireuen meluncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber di Gampong Blang Asan, Kecamatan Kota Juang, Jumat, 10 Juli 2026. Program yang diinisiasi Perkumpulan Pengelola Sampah dan Bank Sampah Nusantara (Perbanusa) Kabupaten Bireuen bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) itu diarahkan untuk mendukung target pemerintah pusat mewujudkan pengelolaan sampah 100 persen pada 2029 sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025.

Peluncuran program dipimpin Bupati Bireuen Ir. Mukhlis, S.T. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen, perwakilan Kodim 0111/Bireuen, Kepala DLHK Bireuen, pimpinan BSI Cabang Bireuen, akademisi dari Universitas Malikussaleh dan Universitas Almuslim, Camat Kota Juang, Keuchik Blang Asan, serta pelaku usaha.

Direktur Bank Sampah Induk sekaligus penggerak Perbanusa Bireuen, Tarmizi Badai, mengatakan pendampingan di Gampong Blang Asan merupakan kelanjutan dari program yang telah dijalankan sejak 2020. Menurut dia, perubahan mulai terlihat dari meningkatnya partisipasi masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga.

“Awalnya hanya sekitar 30 rumah tangga yang menjadi nasabah Bank Sampah Asri Blang Asan. Sekarang jumlahnya sudah lebih dari 100 rumah tangga dan layanan pengangkutan sampah juga mulai menjangkau gampong-gampong di sekitarnya,” kata Tarmizi.

Ia menjelaskan pengembangan pengelolaan sampah di Blang Asan juga mendapat dukungan dari Universitas Malikussaleh melalui pendampingan dan penyediaan teknologi tepat guna selama tiga tahun terakhir. Bantuan tersebut meliputi mesin pencacah kompos, mesin pencacah plastik, serta mesin pembuat paving block berbahan campuran plastik dan semen.

Menurut Tarmizi, fasilitas itu memungkinkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi, seperti pupuk kompos dan paving block, sehingga mendorong penerapan ekonomi sirkular di tingkat desa.

Keuchik Gampong Blang Asan, Safrizal, mengatakan pendampingan dari Universitas Malikussaleh telah membantu masyarakat mengembangkan pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan warga. Ia berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan, terutama dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar program tersebut dapat berjalan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyatakan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber akan menjadi salah satu kebijakan prioritas Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam penataan lingkungan.

“Gerakan Pilah Sampah dari Sumber akan menjadi salah satu kebijakan prioritas Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam menata ekosistem lingkungan. Gerakan ini akan dilakukan secara masif oleh pemerintah daerah bersama Perbanusa, bank sampah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait,” ujarnya.

Mukhlis juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah, camat, keuchik, pelaku usaha, serta masyarakat untuk terlibat dalam upaya mewujudkan Bireuen bebas sampah.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen seluruh pemangku kepentingan, dilanjutkan demonstrasi pengoperasian mesin pencacah plastik oleh Bupati Bireuen bersama para tamu undangan sebagai simbol dimulainya Gerakan Pilah Sampah dari Sumber di Kabupaten Bireuen.

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait